Tangerang, 5 Juni 2026 –Program Studi Manajemen Matana University bekerja sama dengan University of Technology and Entrepreneurship (UTE) Phnom Penh, Kamboja, sukses menyelenggarakan International Webinar bertajuk “Integrating Technology and Human Values: The Future of Every Profession in the AI Era.” Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini menjadi wadah diskusi akademik internasional mengenai perkembangan Artificial Intelligence (AI) serta pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan di tengah transformasi digital yang semakin pesat.
Webinar ini menghadirkan dua narasumber dari Indonesia dan Kamboja, yaitu Dr. M. Rachman Mulyandi, S.E., MBA., CDMS dari Dosen Prodi Manajemen Matana University dan Prof. Dr. Chum Chandarin selaku Vice Chancellor & President University of Technology and Entrepreneurship (UTE), Kamboja. Acara diikuti oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta peserta dari berbagai institusi pendidikan yang memiliki perhatian terhadap perkembangan teknologi dan dampaknya terhadap dunia kerja, pendidikan, dan masyarakat global.
Dalam sesi pertama, Dr. M. Rachman Mulyandi membahas peran strategis AI dalam bidang pemasaran digital dan pengembangan merek melalui presentasi berjudul “The Role of AI in Digital Marketing & Branding.” Beliau menjelaskan bahwa AI telah mengubah paradigma pemasaran dari pendekatan konvensional menjadi pemasaran yang lebih personal, berbasis data, dan berorientasi pada pengalaman pelanggan.
Pada sesi kedua, Prof. Dr. Chum Chandarin menyampaikan materi berjudul “Artificial Intelligence and Human Values: Ethics, Work, Education, and What It Means to Be Human in an AI Age.” Dalam paparannya, beliau mengulas dampak AI terhadap dunia kerja, pendidikan tinggi, dan kehidupan sosial masyarakat.
Prof. Chandarin menjelaskan bahwa perkembangan AI tidak hanya menghadirkan peluang berupa peningkatan produktivitas dan lahirnya profesi baru, tetapi juga memunculkan berbagai tantangan etis seperti privasi data, transparansi algoritma, keadilan, akuntabilitas, serta perlindungan hak-hak pekerja. Ia menekankan bahwa teknologi harus dikembangkan dengan pendekatan yang berpusat pada manusia (human-centered approach) sehingga nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi fondasi utama dalam setiap inovasi digital. Beliau juga memperkenalkan konsep Value Sensitive Design (VSD) sebagai pendekatan yang mengintegrasikan nilai-nilai manusia ke dalam proses perancangan teknologi sejak tahap awal hingga implementasi. Selain itu, berbagai kerangka kebijakan global dari UNESCO dan IEEE turut dibahas sebagai panduan dalam membangun tata kelola AI yang etis dan bertanggung jawab.
Webinar internasional ini merupakan bagian dari komitmen Matana University pada umumnya dan Prodi Manajemen pada Khusunya dalam memperluas jejaring akademik global dan memperkuat kolaborasi internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan teknologi. Kerja sama dengan UTE Cambodia diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen kedua institusi dalam menghadapi tantangan global di era kecerdasan buatan. Melalui kegiatan ini, Program studi Manajemen Matana University menegaskan komitmennya untuk terus menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam penguasaan teknologi, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi perubahan dunia yang semakin dinamis.
Matana University
Creating Value, Driving Impact